Kapurung, Kuliner Yang Wajib di Coba Ketika Berkunjung Ke Sulawesi Selatan

Traveling ke berbagai tempat di Indonesia, tentunya ingin mencicipi kuliner khas yang ada di kota yang kita kunjungi. Saat aku berkunjung ke Sulawesi Selatan kemarin, mungkin makanan yang terbayang olehku adalah Coto Makassar, Konro Bakar ataupun Palu Basa. Karena makanan-makanan ini sudah bertebaran foto dan infonya di berbagai sosial media. Tapi sebenarnya ada satu makanan khas Sulawesi Selatan yang tak kalah sedapnya. Namanya Kapurung, sebuah makanan berkuah dengan rasa sedikit asam namun sangat menyegarkan. Kuliner ini merupakan makanan khas tradisional dari Palopo, khususnya masyarakat Desa Luwu.

Kapurung, Makanan Khas Sulawesi Selatan
Kapurung, Makanan Khas Sulawesi Selatan

Harga Kapurung terbilang murah, biasanya beberapa rumah makan menjual Kapurung dengan harga mulai dari Rp 15.000,- / porsi. Kapurung sangat nikmat jika disajikan dalam keadaan masih panas. Kuah bumbu kacang serta kaya akan rempah yang pedas memberikan kehangatan di tenggorokan para penikmatnya.

Kapurung sendiri terbuat dari sagu asli atau tepung sagu yang dilarutkan menggunakan air panas. Makanan ini disajikan dengan kuah berbumbu kacang yang dicampur berbagai macam sayur mayur, seperti bayam, jagung, kacang panjang dan terong serta daging ikan yang penuh gizi. Sementara itu bumbunya adalah cabai, kemiri, lada, dan bawang putih. Sensasi asam dari kuah Kapurung berasal dari buah patikala. Makanan ini juga lebih nikmat jika dicampurkan dengan perasan lemon atau jeruk nipis.

Kuliner ini sebenarnya sudah ada sejak zaman dulu yang biasanya disantap layaknya makanan pokok. Namun saat ini Kapurung tergusur oleh nasi yang menjadi makanan pokok warga Indonesia. Tapi bukan berarti hilang begitu saja! Kapurung masih tetap dipertahankan sebagai makanan pokok di beberapa daerah lain, khususnya Papua dan Maluku dengan nama yang berbeda.

Siapa yang suka kulineran juga kalau lagi traveling? Share yuk!

Cheers,

Jastitahn