Rest Area Banjaratma, Rest Area Bekas Pabrik Gula

Beberapa bulan lalu, ketika aku melakukan roadtrip ke Jogjakarta bersama keluarga, aku sudah merencanakan untuk berhenti di Rest Area Banjaratma KM 260B dalam perjalanan pulang. Kenapa? Karena ada yang menarik perhatianku tentang rest area ini.

Lokasi Rest Area Banjaratma

Rest Area Banjaratma ini berlokasi di daerah Cipugur, Banjaratma, Bulakamba Kab. Brebes Jawa Tengah, tepatnya di KM 260 Tol Pejagan-Pemalang. Posisi rest area ini ada di sisi kiri jalan tol yang mengarah ke Jakarta.


Rest Area Banjaratma KM 260B adalah sebuah tempat peristirahatan sebagaimana mestinya yang ada di pinggir jalan tol. Di sini terdapat pom bensin, toilet, restoran, tempat oleh-oleh, dan berbagai hal lainnya yang umum kita lihat di rest area. Tapi ada yang ga biasa dan berbeda, yaitu rest area ini dulunya adalah bekas pabrik gula lho! Dimana tampilan bangunannya pun bergaya industrial dan klasik sekali.

Keunikan Rest Area Banjaratma KM 260B

1. Nuansa Tempo Dulu

Rest area ini dibangun dengan memanfaatkan bangunan kuno berupa pabrik gula peninggalan zaman belanda yang pernah didirikan sejak tahun 1908. Bangunan pabrik gula ini memang sengaja tak diubah sama sekali, jadi nuansanya masih penuh dengan kenangan masa lampau. Ditengahnya ada tembok reruntuhan bangunan dulu. Apik sekali untuk berfoto ria! Tak ketinggalan juga masih ada mesin pengolah gula juga lho!

Di bangunan ini juga menyisakan pohon dengan akar gantung yang menempel ketembok. Mungkin ada sesuatu yang spesial dari pohon ini, sehingga masih tetap ada dan terjaga.

Baca juga: Museum Pabrik Gula Berkonsep Modern

2. Ada Kebun Binatang Mini

Nah, di rest area banjaratma ini, selain kita bisa melepas lelah, kita juga bisa menikmati sebuah taman kecil yang lengkap dengan aneka burung dan kelinci yang dapat dilihat melalui rumah kaca. Kalau bawa anak-anak pasti mereka suka melihat binatang disini.

3. Masjid dengan Bata Merah

Masjid yang ada di rest area ini dibangun dengan full bata merah. Namanya Masjid As Safar. Batu bata penyusun dindingnya ditata sedemikian rupa sehingga ada banyak celah-celah yang sekaligus menjadi ventilasi udara, sehingga bagian dalam tempat shalat ini terasa sejuk. Konsep yang keren ya!

Masjid As Safar

4. Ada Wahana Seluncuran Pelangi

Sebelum ke rest area ini, aku sudah pernah melihat unggahan video di instagram yang sedang berseluncur di wahana seluncuran berwarna-warni. Yang ternyata lokasinya adalah di Rest Area Banjaratma ini.

Mempertahankan bentuk bangunan aslinya dengan corak batu bata membuat bangunan ini terlihat menarik. Bahkan di sekitar area Rest Area Banjaratma KM 260B ini pun bisa dibilang cukup instagramable.

Nah buat kamu yang berpergian melewati Tol Cipali, bisa coba mampir ke Rest Area Banjaratma KM 260B dan kamu akan melihat sesuatu yang berbeda dari biasanya.

Cheers,

Jastitahn

Berkunjung ke Museum Kereta Api Ambarawa

Museum Kereta Api Ambarawa awalnya adalah sebuah stasiun kereta api yang kemudian dialih fungsikan menjadi sebuah museum, dimana menjadi museum perkeretaapian pertama di Indonesia. Museum ini menjadi salah satu destinasi wisata yang bisa dikunjungi kalau kamu berlibur ke Semarang lho!

Museum Kereta Api Ambarawa
Museum Kereta Api Ambarawa

Alamat Museum Kereta Api Ambarawa

Alamat: Jl. Stasiun No.1, Panjang Kidul, Panjang, Kec. Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah 50614

Harga Tiket Masuk

Wisatawan Lokal: Rp 10.000/orang
Wisatawan Asing: Rp 30.000/orang

Waktu Operasional

Senin-Minggu pukul 08.00-16.00 WIB

Berbicara tentang perkereta apian tentunya sangat melekat dalam diriku. Aku terlahir dan besar dalam keluarga kereta. Sejak kecil aku selalu diperkenalkan tentang dunia perkereta apian Indonesia ini. Dari mulai naik kereta api yang masih semerawut, ada yang di atap, hingga menjadi bagus seperti sekarang ini. Menaiki kereta api jarak jauh baik ekonomi, bisnis ataupun eksekutif sudah aku rasakan. Eitss pernah sekali juga naik kereta wisata hehe Aku cukup melihat perkembangannya.

Sejarah Kereta Api Indonesia

Berkunjung ke Museum Kereta Api Ambarawa ini menjadi salah satu hal yang menyenangkan. Ini adalah kali kedua aku kesini, dan aku selalu excited. Disini kita bisa belajar dan melakukan beberapa aktvitas lho!

Aktivitas yang Bisa Dilakukan

  • Menikmati Pemandangan Kereta Api Jaman Dahulu

Di Museum Ambarawa ini, kita akan melihat berbagai kereta api zaman dahulu yang memiliki desain unik. Ada kereta api yang sudah berumur sudah ratusan tahun, namun masih terawat hingga saat ini. Ada juga kereta dengan tahun terbaru, seperti tahun 2008.

  • Belajar Sejarah Kereta Api Indonesia

Museum adalah salah satu tempat kita bisa mengenang dan belajar sejarah bukan? Nah disini terdapat Informasi yang cukup lengkap. Dari awal bagaimana kereta di Indonesia ada, hingga terus di revitalisasi sampai saat ini. Bahkan juga ada koleksi loket/tiket dari masa ke masa, dan juga beberapa replika stasiun kecil pada saat itu. Kalau kamu menyukai sejarah, tentunya tempat ini akan membuat kamu betah berlama-lama didalamnya.

Baca juga: Museum De Tjolomadoe

  • Menaiki Kereta Wisata

Ada kereta wisata yang disediakan untuk pengunjung agar bisa berkeliling selama kurang lebih satu jam. Rutenya dari Ambarawa-Tuntang dengan menggunakan Lokomotif Diesel Vintage. Harga tiket perorangnya adalah Rp 100.000/ orang. Untuk pembelian tiketnya dibuka mulai jam 08.00 dengan sistem go show/ tidak ada sistem booking. Jadwal keretanya ada 1,5 jam sekali.

  • Hunting Foto Instagramable

Salah satu tujuan datang ke tempat wisata yaitu untuk mengabadikan moment bukan? Museum Kereta Api Ambarawa ini jadi tempat yang bisa mendapatkan berbagai foto yang cantik dan estetik lho!


Berwisata sambil belajar memang jadi hal yang mengasyikan! Kita bisa mengenang sejarah, mengetahui bagaimana keadaannya, bagaimana perjuangannya, hingga membuat kita sadar kalau apa yang sudah ada saat ini adalah hasil jerih payah di masa lalu. Jadi mari kita jaga dan rawat wisata-wisata seperti ini, agar kelak bisa abadi sepanjang masa.

Cheers,

Jastitahn