Melihat Sakura di Shinjuku Gyoen Park

Banyak dari kita tau tentang bunga sakura yang keindahannya luar biasa. Bahkan bagi mereka yang sudah pernah melihat pun mengakuinya, bunga sakura memang benar-benar indah! Salah satu tempat dimana kita bisa menikmati bunga sakura ini adalah di Shinjuku Gyoen Park di Tokyo, Jepang. Shinjuku Gyoen Park ini memiliki hampir 1500 pohon sakura lho!

Akhir musim dingin 2020, menjadi momen tak terlupakan olehku. Bisa mengunjungi Jepang, hingga melihat bunga sakura yang tumbuh mekar dengan indah. Eeh emang ada ya bunga sakura yang tumbuh di akhir musim dingin? Jawabannya ada! Aku melihatnya di beberapa tempat. Dan Alhamdulillah.. aku benar-benar bersyukur kala itu.

Baca disini: Sakura on the end of winter

Harga tiket masuk Shinjuku Gyoen Park

Harga tiket masuk ke Shinjuku Gyoen Park ini adalah ¥500 atau sekitar Rp 60.000 (untuk adult) dan ¥250 (untuk college students, children and seniors).

Tike Masuk Shinjuku Gyeon Park 2020

Area Shinjuku Gyoen Park

Kita bisa dengan bebasnya berada di taman ini. Banyak jenis pohon yang bisa kita explore. Tentunya juga terdapat deskripsi singkat dari pohon-pohon yang ada. Beberapa datang bersama keluarga, teman ataupun kekasih. Menikmati berbagai sudut taman ini, benar-benar menenangkan.  

Taman ini memiliki luas 58,3 ha, yang dimana terbagi menjadi 3 jenis taman: Japanese Landscape Garden dengan kolam besarnya, French Garden yang ditata simetris sedemikian rupa, dan English Landscape Garden yang luas dengan adanya pohon ceri.

Karena kesininya waktu musim dingin, jadi pohon-pohon banyak yang masih berguguran dan bunga-bunga yang tumbuh pun masih sedikit. Cukup disayangkan tapi aku cukup menikmati keindahannya.

Padahal salah satu daya tarik taman ini adalah adanya kolam air yang berkilauan, dikelilingi oleh pohon sakura. Kita bisa duduk dan bersantai di lapangan yang bersebelahan dengan kolam dan memanjakan diri di keindahan taman yang misterius.

Ada juga sebuah jembatan kecil yang menambah pesona dan keanggunan taman. Selain itu disini juga ada banyak bangku yang bisa di duduki. Sesaat kita bisa mengalihkan pikiran ke dalam kedamaian dan ketenangan pada pemandangan didepannya.

Semoga bisa berkunjung ke taman ini lagi suatu saat pada musim yang berbeda. See you!

Cheers,

Jastitahn

Mengintip Koleksi Peta dan Foto Antik di Bartele Gallery

Berjalan-jalan di waktu weekend, memang menjadi hal seru mengasyikkan. Merefresh kembali pikiran dari padatnya rutinas senin – jumat untuk melihat dunia luar. Kali ini ada satu tempat yang membuatku tertarik untuk dikunjungi. Iya, sebuah galeri seni, namanya Bartele Gallery.

Bartele Gallery merupakan sebuah galeri yang menjual foto, peta antik, buku, pajangan atapun barang-barang antik lainnya dari seluruh penjuru Indonesia hingga Asia.

Lokasi Bartele Gallery

Bartele Gallery terletak di Mandarin Oriental Hotel Lantai 2
Jl. MH Thamrin, RT.1/RW.5, Menteng, Kec. Menteng, Jakarta, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10310

Jam Operasional Bartele Gallery

Buka setiap hari, mulai pukul 11.00 – 20.00

Koleksi Bartele Gallery

Pemilik galeri ini adalah Bartele Santema. Ia mengumpulkan semua koleksinya bersama dengan kurator galeri dan ahli peta (kartografer), David E. Parry. Galeri ini didirikan pada tahun 2009 dan menjadi satu-satunya toko khusus di Indonesia di mana kamu dapat membeli cetakan peta antik.

Di galeri ini, kita dapat menemukan bermacam-macam koleksi peta antik dari berbagai lokasi di Indonesia.  Koleksinya pun sangat beragam, bahkan ada yang telah berumur 100 tahun hingga 500 tahun, lho!

Banyak pulau yang digambarkan dalam sebuah peta, yang bahkan ada peta Indoensia ketika bentuknya belom seperti sekarang. Mengagumkan sekali! Peta-peta ini lah yang menjadi sebuah karya seni nyata dalam melacak evolusi dari satu masa ke masa lainnya.

Baca juga: Pameran Seni di 2Madison Art Gallery

Ohya disini juga disediakan meja dan kursi untuk kita bisa membaca dan melihat-lihat karya yang ada. Seru banget! Benar-benar menambah pengetahuan tentang dunia dari masa lalu.

Nah buat kamu pencinta ilmu geografi dan kartografi, galeri ini menjadi pilihan terbaik. Kamu bisa melihat perbedaan gambaran peta pada abad ke-15 sampai dengan peta modern seperti sekarang ini.

Cheers,

Jastitahn